Yayasan Bahrul Ulum At-Taqwa Gelar Wisuda Kelulusan

Wisuda dan perpisahan murid RA dan MI BUA Bumi Dipasena Jaya | Foto : Vickyko R.P.

Yayasan Pendidikan Islam Bahrul Ulum At-Taqwa (BUA) Bumi Dipasena Jaya menggelar acara wisuda dan perpisahan dengan menyerahkan kembali 27 murid Raudhatul Athfal RA kelas B dan 20 murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kelas VI kepada masing-masing orangtua murid, Sabtu, (12/05) yang merupakan acara wisuda angkatan yang ke-15 RA dan angkatan ke-5 MI BUA Bumi Dipasena Jaya.

Bertempat di halaman RA BUA, acara ini turut dihadiri Kepala Kampung Bumi Dipasena Jaya sekaligus Ketua Yayasan BUA, Tokoh Agama, Kepala SDN 01 dan SMPN Satap Bumi Dipasena Jaya dan orangtua murid.

Acara wisuda dan perpisahan diisi dengan pentas kreasi. Murid RA dan MI menampilkan beberapa penampilan untuk menghibur para tamu undangan. Mulai dari  RA yang melakukan pentas tari daerah, tari adat, hafalan surat pendek, pidato agama dai cilik dan senam kreasi.

Tari kreasi menanam jagung oleh murid RA BUA pada pentas kreasi | Foto : Vickyko R.P.

Penyerahan siswa dilakukan oleh Nasruddin, S.Pd.I. Kepala RA dan MI BUA. “Anak-anakku dari RA dan MI, teruslah menuntut ilmu ke jenjang yang lebih tinggi. Teruslah berprestasi di manapun kalian menuntut ilmu. Jadilah kebangaan diri sendiri, orang tua dan sekolah,” ujar Nasruddin.

Pelepasan murid RA dan MI dimulai pada acara inti dengan wisuda dan menyanyikan lagu perpisahan. Murid RA dan MI naik ke atas panggung menggunakan pakaian toga. Selanjutnya melakukan beberapa prosesisi tanda kelulusan dan berjabat tangan dengan para guru.

Isak tangis tak dapat dibendung. Mulai dari murid RA, MI, dewan guru turut meneteskan airmata. Bahkan tak sedikit para orangtua murid yang hadir ikut menangis. “Gak nyangka udah lulus RA, padahal baru kemaren bisa baca. Doanya semogasemua guru dalam lindungan Allah, ilmunya bermanfaat di dunia dan akhirat”, ungkap Rini Martina salah satu orang tua murid RA.

Pemberian hadiah kepada murid berprestasi RA BUA kelas B | Foto : Vickyko R.P.

Usai diwisuda, dewan guru membacakan peringkat murid berprestasi. Murid berprestasi diberikan buah tangan dari sekolah untuk memotivasi kembali prestasi yang diperoleh. Juga sebagai rangsangan kepada murid lain untuk giat belajar supaya bisa mendapat prestasi serupa di sekolah.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan