Sekitar Rp. 2 Miliar Anggaran Kampung Mulai Dikelola, Kaur Keuangan : Begini Tahap Pencairannya

Alur pencairan anggaran kampung versi Pemkam BD. Jaya berdasarkan aturan | Foto : Ilustrasi

Bumi Dipasena Jaya – Pemerintah Kampung beserta Badan Permusyawaratan Kampung Bumi Dipasena Jaya telah menetapkan Peraturan Kampung No 5 tahun 2019 tentang Angaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBKam) Bumi Dipasena Jaya tahun 2019. Dalam APBKam tahun 2019, dikelola oleh Pemkam Bumi Dipasena Jaya sekitar Rp. 2 Miliar untuk memenuhi segala bidang kegiatan di kampung. Mulai dari bidang penyelenggara pemerintahan, pembangunan, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam akumulasi jumlah dana yang disebutkan, ada sumber-sumber pendapatan di Kampung Bumi Dipasena Jaya yang harus diketahui antara lain Pendapatan Asli Kampung (PAK), Pendapatan Transfer yakni Dana Kampung (DK) & (Alokasi Dana Kampung), Bantuan Keuangan Kabupaten (BAK), pendapatan lain-lain dari bantuan Bina Pemdes dan sisa anggaran tahun 2018. Dana tersebut ditransfer dari Rekening Kas umum Daerah ke Rekening Kas Kampung setelah Pemkam memenuhi syarat pencairan dana. Dana dari Kas Daerah dicairkan melalui Tiga tahap pencairan dengan sepuluh proposal pengajuan yang harus diajukan.

Alur angaran kampung selalu disampaikan pada setiap forum di Kampung Bumi Dipasena Jaya | Foto : Vickyko R.P.

Untuk mencairkan anggaran, Pemkam harus menyusun tiga proposal pengajuan pencairan DK yakni 20%, 40% dan 40%. Tiga proposal pencairan ADK yakni 20%, 40% dan 40% dan empat proposal pencairan gaji penghasilan tetap, triwulan pertama sampai triwulan keempat. Dalam proposal tersebut Pemkam juga wajib melampirkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dari dana yang sudah dicairkan tahap sebelumnya. Proposal juga harus disampaikan kepada Camat untuk diferivikasi oleh tim ferivikator untuk selanjutnya diteruskan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten.

“Jadi anggaran kampung yang jumlahnya miliaran rupiah itu uangnya tidak langsung ada full di rekening kampung. Kami harus membuat pengajuan sesuai prosedur yang diberikan oleh Pemerintah Pusat. Kalau ada warga atau masyarakat awam yang mengira rekening kampung itu gendut dan dana bisa dipakai sewaktu-waktu, itu salah,” kata Adiana, Kepala Urusan Keuangan Kampung Bumi Dipasena Jaya. Hal ini pun sering disampaikan disetiap forum Pemkam bersama Ketua RT, RW dan masyarakat supaya warga mengetahui alur pencairan anggaran kampung. “Jika ingin jelas mengenai keuangan kampung silahkan datang dan konsultasi dengan staf kami,” Tambah Nafian Faiz, Kakamp Bumi Dipasena Jaya.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan