Rakor Pemkam Bumi Dipasena Jaya, Bahas Hasil Bantuan Dana Pokdakan

BUMI DIPASENA JAYA

Suasana Rapat Koordinasi Pemkam Bumi Dipasena Jaya bersama Ketua Pokdakan | Foto : Vickyko R.P.

Bumi Dipasena Jaya – Kamis (08/08/2019) pagi di Sekretariat Kampung Bumi Dipasena Jaya telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Pemkam Bumi Dipasena Jaya bersama Ketua Pokdakan (Kelompok Pembudidaya Perikanan). Hadir juga pda kesempatan ini Ketua RW dan BPK. Agenda yang dibahas adalah alokasi Hak Bagi Hasil (HBH) dari dana bantuan pemerintah untuk pokdakan yang saat ini digunakan untuk pengembangan budidaya udang dengan sistem bagi hasil.

Telah disepakati sejak 5 Oktober 2017 lalu pada rapat Pemkam bersama Ketua RW, Ketua Pokdakan dan BPK bahwa alokasi dana dari HBH 10 pokdakan yang ada di Bumi Dipasena Jaya digunakan untuk dana bantuan sosial bagi warga Bumi Dipasena Jaya yang sakit dan atau meninggal dunia. Sampai dengan Agustus 2019 kesepakatan ini masih dilakukan untuk membantu warga yang sakit dan atau meninggal dunia.

Nafian Faiz Kepala Kampung Bumi Dipasena Jaya pimpin rapat koordinasi bersama Ketua Pokdakan | Foto : Vickyko R.P.

Dari data yang diterima mulai dari November 2017 sampai dengan Juni 2019, dana yang diterima dari hasil penanaman modal budidaya yang disertakan dari dana pokdakan adalah sebesar Rp. 118.096.507,-. Dimana dari sejumlah dana yang terkumpul telah digunakan untuk bentuan sosial warga Kampung Bumi Dipasena Jaya sebesar Rp.31.596.507,-. Dimana penggunaannya untuk bantuan warga sakit berobat, sewa ambulan dan santunan warga yang meninggal.

Kepala Kampung Bumi Dipasena Jaya, Nafian Faiz mengatakan penggunaaan dana hasil pokdakan ini bisa dibilang yang paling baik dari beberapa opsi penggunaan lainnya. “Kalau mau ditarik untuk usaha lain pada kelompok masing-masing, nilainya tak begitu signifikan dan hasilnya belum tentu bisa dimanfaatkan dengan baik. Kalau untuk diginakan bersama, ini lebih mengena dan lebih berguna untuk orang banyak,” pungkas Juragan, sapaan akrab Kepala Kampung Bumi Dipasena Jaya menutup rapat.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan