Puskesmas Rawajitu Timur Adakan Pembinaan Desa Siaga dan Penyuluhan Kesehatan

Pembinaan Desa Siaga dan Penyuluhan Kesehatan oleh Puskesmas Rawajitu Timur | Foto : Vickyko R.P.

Puskesmas Rawajitu Timur bekerjasama dengan Pemerintah Kampung Bumi Dipasena Jaya melakukan pembinaan desa siaga kepada seluruh kader posyandu yang ada di Kampung Bumi Dipasena Jaya, Selasa (17/07) pagi. Kegiatan ini juga dihadiri ketua RW, RT, Pengurus Infra dan warga. Bidan Puskesmas Rawajitu Timur, Tati menjelaskan, melalui kegiatan ini para kader nantinya dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya sebuah kesehatan.

“Jadi apabila ada masyarakat yang sakit jangan diam saja, periksakan dan lakukan pengobatan supaya masyarakat dapat hidup sehat. Jangan menunggu sakit dulu baru di periksa, adapun lagi sehat di periksa tetap sehat, jangan udah sakit baru di periksa,” ujarnya.

Bidan Tati berikan materi pada agenda pembinaan dan penyuluhan | Foto : Vickyko R.P.

Selain pembinaan desa siaga, pihak Puskesmas Rawajitu Timur juga lakukan penyuluhan kesehatan. Penyuluhan kesehatan berkaitan dengan TBC dan bahaya rokok. Menurut Bidan Tati, penyuluhan ini dimaksudkan agar peserta penyuluhan dapat memahami gejala, ciri-ciri, penularan dan pencegahannya.

“Dengan informasi dan penyuluhan dari Puskesmas Rawajitu Timur hari ini diharapkan masyarakat Kampung Bumi Dipasena Jaya dapat terhindar, mencegah dan dapat memahami bahayanya penyakit TBC ini, sehingga bisa menjalankan perilaku hidup sehat,” jelas Bidan Tati.

Suasana kegiatan pembinaan dan peyuluhan di Sekretariat Kampung | Foto : Vickyko R.P.

Bahaya rokok juga menjadi pembahasan pada agenda kali ini. Disesi tanya jawab dan diskusi, peserta antusias ikuti kegiatan dan begitu interaktif. Beberapa peserta yang merupakan ketua RW memberikan pengalamannya menjadi perokok. Ada yang masih menjalani sebagai perokok, ada yang sudah berheni merokok dan sebagian lagi memang tidak sama sekali merokok.

Rokok memang bukan barang baru di kalangan masyarakat, khususnya laki-laki. Bahayanya pun sama-sama diketahui. Dimana dapat mempengaruhi kesehatan, baik perokok aktif maupun perokok pasif. Bidan dari Puskesmas juga tekankan kepada peserta penyuluhan, “Bagi yang merokok, usahakan tidak merokok di dalam rumah. Apalagi punya anak kecil,” tutupnya.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan