Penutupan TOT SIDeKa | Delegasi Bumi Dipasena Jaya Sematkan Pin Siger Kepada Direktur BP2DK

Delegasi Bumi Dipasena Jaya sematkan pin Siger kepada Direktur BP2DK | Foto : Dok. Panitia

Tasikmalaya – Selama sepuluh hari para penggiat teknologi informasi di desa ikuti Training of Trainer (TOT) pengelolaan sistem informasi desa dan kawasan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa & Kawasan (BP2DK) yang berlokasi di Desa Mandala Mekar, Tasikmalaya. Kegiatan tersebut diikuti peserta yang berasal dari berbagai penjuru wilayah pedesaan nusantara, mulai dari Provinsi Aceh sampai dengan Papua.

Kegiatan berupa pelatihan pengelolaan sistem informasi desa berbasis digital. Mulai dari situs resmi desa, data keuangan, pemetaan desa dan beberapa pengelolaan informasi desa dengan software yang diberikan oleh penyelenggara. Para peserta antusias ikuti kegiatan karena memiliki kesamaan tujuan yakni membangun desa melalui kemajuan teknologi yang ada. Para pemateri pun tak salah-salah, langsung datang dari Kementerian Desa dan juga Deputi II Kantor Staf Presiden. Hal tersebut menjadi suatu hal yang berkesan bagi para pemateri.

Irman Meilandi, Direktur BP2DK tutup langsung TOT pelatihan Sideka | Foto : Vickyko R.P.

Dimulai pada 21 sampai 30 November 2018 kegiatan berlangsung. Dipenghujung pelatihan, penyelenggara kegiatan adakan acara perpisahan untuk peserta. Pada perpisahan tersebut diisi dengan penghantar dan sambutan Direktur BP2DK, Pemateri, Renungan dan acara hiburan. Semua berkumpul di “Bale Sawala” pusat kegiatan untuk mengakhiri kegiatan.

Delegasi dari Bumi Dipasena Jaya yang ikuti kegiatan tersebut berikan cinderamata kepada Direktur BP2DK di acara perpisahan. Cinderamata berupa pin Siger khas Provinsi Lampung dan gantungan kunci Bumi Dipasena. Hal itu dilakukan secara spontan oleh Vickyko R.P. sebagai rasa terima kasih telah diundang pada pelatihan ini. Pelatihan ini memberikan banyak wawasan yang luas pada para peserta. Selain ilmu, peserta juga bahkan mendapat keluarga baru pada kegiatan ini. Isak tangis tak terendung saat perpisahan dan renungan pada malam hari penutupan. Sepulang pelatihan, harapannya para peserta dapat mengimplementasikan ilmunya untuk mengembangkan desanya melalui teknologi yang ada.

2 Comments

Tinggalkan Balasan