Pemkec Rawajitu Timur Gelar Rakor Evaluasi Kinerja Pendampingan Desa

Rakor evaluasi kinerja PLD dan pengisian kuisioner IDM | Foto : Vickyko R.P.

Pemerintah Kecamatan Rawajitu Timur bersama dengan Tenaga Ahli bersama Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD) dan Pendamping Desa Teknik infrastruktur (PDTI) Kabupaten Tulang Bawang gelar Rapat Koordinasi dalam rangka evaluasi kinerja pendampingan untuk memajukan  pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa.

Dihadiri oleh aparatur kampung se-Kecamatan Rawajitu Timur antara lain Kepala Kampung, Sekretaris Kampung, Kaur, Bendahara dan Operator. Bertempat di Aula kantor Kecamatan Rawajitu Timur, Kamis (20/04) pagi.

Rakor yang dilaksanakan ini membahas soal IDM  yang disampaikan langsung oleh KPW 2 Provinsi Lampung TAPM SDM, Abdul Hakim. Selaku tenaga ahli dari provinsi, ia mengatakan terkait Rakor ini selain penting, karena laporan yang masuk bahwa di Rawajitu Timur sendiri tenaga PLD tidak aktif. Oleh karena itu kami tim dari Provinsi dan Kabupaten langsung meninjau ke lokasi untuk melakukan evaluasi dan peningkatan kinerja pendamping.

Abdul Hakim KPW2 Provinsi TAPM SDM menyampaikan sambutan pada rakor | Foto : Vickyko R.P.

Sementara itu, Kepala Kampung Bumi Dipasena Makmur Imam Hambali mengeluhkan kinerja PLD yang bertugas di Rawajitu Timur. “Selama ini kita hanya berkomunikasi melalui Whatsapp, mereka tidak pernah masuk lokasi untuk melakukan pendampingan. Malahan kontribusi untuk kami tidak terlalu signifikan,” keluhnya.

Selain membahas masalah tersebut, tim tenaga ahli juga meminta bantuan kepada aparatur kampung untuk mengisi kuisioner Indeks Membangun Desa (IDM). Syaiful Mudhifi selaku TA PMD mengatakan, “Saya harap kawan-kawan aparatur kampung untuk bisa membantu, progres yang akan kita bahas terkait pemutakhiran IDM nantinya bisa berjalan,” harapnya.

Suasana rakor di aula Kantor Kecamatan Rawajitu Timur | Foto : Vickyko R.P.

“Pemutakhiran data Indeks Desa Membangun ini memerlukan perhatian dan keseriusan bersama karena dalam pemutakhiran data indeks desa membangun ini berdampak kepada peningkatan dan penurunan status pada semua kampung, dan ini tentunya juga akan berpengaruh terhadap dampak pelaksanaan pembangunan dari masing-masing kampung,” terang Syaiful.

Diakhir rakor aparatur kampung dibantu tim tenaga ahli dari provinsi dan kabupaten bersepakat akan menyelesaikan pelaporan data indeks Desa Membangun pada april ini. Selain itu permasalahan kinerja PLD di Kecamatan Rawajitu Timur akan segera ditindak lanjuti.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan