Pemkam Bumi Dipasena Jaya Adakan Musrenbangkam 2018

Suasana Musrenbangkam di Kampung Bumi Dipasena Jaya, 16 Desember 2017. Dok Nafian Faiz.

Musyawarah Rencana Pembangunan Kampung (Musrenbangkam) adalah sebuah keharusan sesuai amanat UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Permendagri 114 tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa ini dimaksudkan agar sedari awal lebih banyak melibatkan partisipasi masyarakat dalam menentukan arah kegiatan pembangunan di kampung, hal ini penting agar pembangunan atau kegiatan yang dilaksanakan tepat sasaran, skala prioritas dan dapat diawasi oleh masyarakat.

Hermintono Juru Tulis Kampung Bumi Dipasena Jaya sebagai pemandu acara musrenbang menyampaikan, “Acara hari ini adalah dalam rangka Musyawarah Pembangunan Kampung Bumi Dipasena Jaya tahun 2018, hadir dalam kegiatan ini Kepala Kampung Bumi Dipasena Jaya beserta staf, Staf Kecamatan Rawajitu Timur, BPK, LPMK, PKK, Karang Taruna, Kepala Suku, Tenaga Pendidik, Tenaga Kesehatan, dan tokoh masyarakat lainnya,” Sabtu (16/12/2017).

Musrenbangkam Bumi Dipasena Jaya

Peserta Musrembangkam sepakat untuk memprioritaskan hal-hal sebagai berikut:

  1. Pengadaan sarana olahraga (Voli dan Futsal) dan taman terbuka hijau Kampung;
  2. Pembuatan embung kampung sebagai antisipasi musim kemarau yang bertempat di wilayah Alpha Besar (dekat Masjid Safinatun Najah);
  3. Pengerukan saluran air (kanal outlet) sepanjang 250 m di wilayah Suku 01 dan Suku 07;
  4. Pelebaran jalan Kampung di sekitar lapangan Kampung;
  5. Bantuan rehab ringan TPA Bahrul Ulum dan
  6. Bantuan instalasi air di wilayah Bravo Besar (dekat masjid Baitussalam).

Dalam kesempatan tersebut Kepala Kampung Bumi Dipasena Jaya menyampaikan, “Dana Desa (DD) yang diterima tahun 2018 justru berkurang dari tahun 2017, tapi ada kenaikan dari Alokasi Dana Desa (ADD) karena adanya kenaikan siltap dan penambahan personil Kepala Urusan dan Kepala Seksi”

Perbandingan pendapatan transfer DD/ADD 2017 dan 2018

Berkenaan dengan dana bantuan dari Pemerintah Kabupaten yang sebelumnya disebut Gerakan Serentak Membangun Kampung (GSMK) pada masa Bupati Hanan A. Razak yang kemungkinan ada perubahan nama setelah pergantian Bupati  namun  belum diketahui apa nama program tersebut dan kami sedang menunggu Bupati terpilih dilantik.

“Karena dalam Pagu Anggaran 2018 terdapat dana Program Pemerintah Kabupaten yang artinya dana yang semula disebut dana GSMK tersebut tetap dianggarkan dan dikelola oleh Pemerintah Kampung yang Saya dengar kabarnya akan digunakan untuk pengadaan mobil ambulan di masing-masing Kampung yang ada di Kabupaten Tulang Bawang, dan kami menunggu Juklak dan Juknisnya”, pungkas beliau.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan