Modal 300 Ribu, PKK Bumi Dipasena Jaya Hasilkan Tumpeng Kemerdekaan yang Menawan

Tumpeng kemerdekaan karya PKK Bumi Dipasena Jaya | Foto : Vickyko R.P.

Rawajitu Timur – Panitia Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-73 Kecamatan Rawajitu Timur selenggarakan lomba tumpeng. Dilaksanakan di Lapangan Kecamatan Rawajitu Timur, lomba tupeng dimulai usai upacara bendera pada Jum’at (17/08/2018) siang. Lomba diikuti 5 peserta yang berasal dari Staf Kecamata Rawajitu Timur, PKK Bumi Dipasena Utama, PKK Bumi Dipasena Jaya, PKK Bumi Dipasena Sejahtera dan Bidan Puskesmas Rawajitu Timur.

Lomba ini dibuat sederhana namun pelaksanaannya begitu meriah. Para peserta yang semuanya adalah ibu-ibu unjuk kebolehan merias tumpeng khasnya masing masing. PKK Bumi Dipasena Jaya sendiri berusaha maksimal dalam ajang lomba tumpeng kali ini. Hasilnya tak diragukan lagi. Buah dari tangan-tangan kreatif anggota PKK Bumi Dipasena Jaya ini patut diacungi jempol. Bermodal 300 ribu saja, tumpeng yang sederhana disulap menjadi tumpeng yang istimewa.

Bertemakan tumpeng kemerdekaan, tumpeng buatan ibu PKK Bumi Dipasena Jaya dihiasi aneka makanan. Yang uniknya lagi ada kue apem yang dibentuk pancasila di pucuk tumpengnya. Juri yang tercengang sampai tidak percaya jika tumpeng buatan PKK Bumi Dipasena Jaya bermodal 300 ribu. Karena pada peraturan lomba ini, tumpeng yang dibuat tidak boleh melebihi harga 300 ribu modalnya.

Tim juri melakukan penilaian pada tumpeng karya PKK Bumi Dipasena Jaya | Foto : Vickyko R.P.

Sunarni koordinator pembuatan tumpeng Bumi Dipasena Jaya mengatakan bahwa tumpeng yang dibuatnya bersama anggota PKK tidak sampai 300 ribu. “Tumpeng kami bahannya rata-rata terbuat dari singkong yang diambil di kebun sendiri. Modal bahkan tidak mencapai 300 ribu. Kalaupun modal lebih dari 300 ribu itu modal trasnport berangkat dari Kampung ke Kecamatan”, jelasnya.

Namun atas pertimbangan juri lomba, tumpeng Bumi Dipasena Jaya dianggap paling menawan sehingga tak ada yang percaya modal yang dikeluarkan tidak mencapai 300 ribu, Alhasil tumpeng buatan PKK Bumi Dipasena Jaya mendapat juara ketiga walaupun awalnya optimis mendapat juara pertama. Walaupun begitu, tak menimbulkan rasa kecewa sedikitpun. “Kami hanya ikut memeriahkan saja, masalah juara itu nomor sekian. Karena tidak semua kampung ikuti lomba ini”, pungkas Sunarni.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan