LIPI Lakukan Kajian Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Bumi Dipasena

Suasana dialog tim LIPI dengan pengurus Bumkam Bumi Dipasena Jaya | Foto : Vickyko R.P.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) lakukan kunjungan ke Kampung Bumi Dipasena Jaya, Selasa (03/07). Kunjungan ini dalam rangka kajian dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Selain itu mereka juga mengidentifikasi kondisi sosial ekonomi di wilayah Bumi Dipasena Jaya.

Di awal kunjungannya di Bumi Dipasena Jaya, tim utusan dari LIPI diantaranya Dr. Dedi S. Adhuri, Joko Suryanto, S.E, M. Si, Imam Syafi’i, S. Hum, Drs. Ari Wahyono, M. Si, Annisa Mautia R., S. Sos, dan Rukmini melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kampung dan pengurus Bumkam di Sekretariat Kampung Bumi Dipasena Jaya. Dengan membahas persoalan yang dihadapi para petambak di Bumi Dipasena Jaya melalui diskusi interaktif.

Dr. Dedi S. Adhuri menyampaikan sambutannya pada pertemuan hari ini | Foto : Vickyko R.P.

Kedatangan tim LIPI ini mendapatkan sambutan baik dari peserta pertemuan. Saat dibuka forum tanya jawab, para peserta aktif memberikan pertanyaan juga masukan pada narasumber. Seperti misalnya Rahmat Sufirman yang memberikan pertanyaan mengenai harga udang dan harga pakan saat ini.

Pemaparan mengenai persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masyarakat pesisir juga dituangkan dalam forum ini oleh tim dari LIPI. Apresiasi juga diberikan oleh tim LIPI atas upaya yang dilakukan para petambak di Bumi Dipasena menangani persoalan persoalan yang ada. “Upaya yang dilakukan petambak di Bumi Dipasena ini saya rasa harus diacungi jempol. Revitalisasi mandiri untuk memperbaiki wilayah pertambakan dengan dana swadaya ini sangatlah luar biasa,” kata Dedi S. Adhui di sela sambutannya.

Tim LIPI lakukan kunjungan ke gudang unit usaha Bumkam UB 7 Delta | Foto : Vickyko R.P.

Setelah melakukan dialog di Sekretariat Kampung, tim LIPI berkunjung ke salah satu unit usaha Bumkam di RW 10. Melihat kegiatan yang berlangsung di gudang UB 7 Delta yang menyediakan sarana produksi tambak. Arie Suharso yang juga merupakan pengurus Bumkam mengatakan unit usaha ini adalah salah satu gerakan kami untuk memerdekakan petambak. “Dengan adanya UB (Usaha Bersama) yang merupakan unit usaha Bumkam, kami optimis dapat membangun ekonomi rakyat yang lebih baik. Karena seyogyanya tiada kemerdekaan sejati tanpa kemerdekaan ekonomi,” pungkasnya.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan