Kegiatan P2K2 Oleh Pendamping PKH Rawajitu Timur di Kampung Bumi Dipasena Jaya

Kegiatan P2K2 oleh Pendamping PKH Rawajitu Timur pada KPM Bumi Dipasena Jaya | Foto : Ira Yusita

Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program perlindungan sosial yang memberikan bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dan bagi anggota keluarga RTS diwajibkan melaksanakan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Program ini, dalam jangka pendek bertujuan mengurangi beban RTSM dan dalam jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan. Pelaksanaan PKH juga mendukung upaya pencapaian Millennium Development Goals (Tujuan Pembangunan Millenium) MDGs. Lima Komponen Tujuan MDGs yang akan terbantu oleh PKH yaitu pengurangan penduduk miskin dan kelaparan, pendidikan dasar, kesetaraan gender, pengurangan angka kematian bayi dan balita dan pengurangan kematian ibu melahirkan.

Dari hal tersebut Pendamping PKH Rawajitu Timur mengadakan kegiatan Pertemuan Peningkatan Kapasitas Keluarga (P2K2) dengan materi Family Development Session (FDS) atau Peningkatan Kemampuan Keluarga. Kegiatan dilakukan di Sekretariat Kampung Bumi Dipasena Jaya dengan dihadiri oleh Pendamping PKH Rawajitu Timur Ira Yusita dan Dita Mustika serta 23 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bumi Dipasena Jaya.

Kegiatan diselingi dengan kuis dan permainan untuk menciptakan suasana santai dalam kegiatan | Foto : Dita Mustika

Kegiatan dilakukan dengan suasana santai, dimana Pendamping PKH mulai menyajikan materi dengan selingan kuis dan permainan. Kemudian peserta kegiatan juga dipaparkan sebuah vidio untuk mempermudah Pendamping PKH dalam penyampaian materi.

“Kegiatan FDS hari ini kami fokus pada modul Pengasuhan dan Pendidikan Anak yang kami buat dalam beberapa sesi. Setiap sesi dilaksanakan satu kali dalam satu bulan dengan durasi 2 sampai 2,5 Jam. Kegiatan dilakukan secara interaktif-partisipatif (tidak satu arah), dimulai dengan pembukaan, ulasan materi sebelumnya, serta penyampaian materi dan tanya jawab”, jelas Ira Yusita, Jum’at (16/02).

Pendamping PKH bersama dengan Keluarga Penerima Manfaat Bumi Dipasena Jaya | Foto : Ira Yusita

Pendamping sudah dibekali selama Bimtek FDS dan sudah lama mendampingi peserta di Kampung dampingannya masing- masing. Dengan demikian pendamping mempunyai cara tersendiri dalam pelaksanaan maupun metode yang tepat terkait pelaksanaan FDS. Pelaksanaan FDS diharapkan rutin dilaksanakan pendamping sama seperti Verifikasi awalnya peserta ke sekolah dan posyandu karena takut bantuannya dipotong, setelah beberapa tahun pelaksanaan PKH timbul kesadaran akan pentingnya pendidikan dan kesehatan, FDS pun demikian kehadiran peserta yang diutamakan. Dengan sendirinya rutinitas FDS akan merubah perilaku dan pola pikir mereka.

Kegiatan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga jika dilaksanakan rutin oleh pendamping PKH sangat bermanfaat bagi peserta. Peserta diajarkan dan dibekali oleh pendamping tentang pentingnya pendidikan dan kesehatan, pengelolaan keuangan keluarga, cara mengasuh anak dan lain sebagainya.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan