Karang Taruna Prana Jaya, Bahas Program Kerja Sambil Bukber

Karna Praja adakan pertemuan bahas program kerja | Foto : Vickyko R.P.

Bumi Dipasena Jaya – Karang Taruna Prana Jaya (Karna Praja) adakan pertemuan, Minggu (19/05/2019) sore. Pertemuan ini diagendakan untuk menindaklanjuti program kerja Karna Praja tahun 2019. Karena di tahun ini Karang Taruna akan mendapat bantuan dana dari Pemkab sebanyak 20 juta rupiah untuk pengembangan ekonomi mandiri yang nantinya dikelola pemuda. Seperti telah dibahas pada rapat sebelumnya bersama Pemerintah Kampung di Sekretariat Kampung Bumi Dipasena Jaya, Selasa (14/05/2019) pagi.

Pertemuan Karna Praja kali ini bertepatan di pertengahan bulan Ramadhan. Dari hal tersebut, pertemuan ini dibalut dengan suasana buka puasa bersama. Bertempat di Pink House Infra Bumi Dipasena Jaya pertemuan ini dihadiripengurus dan anggota Karna Praja. Acara dibuat seasyik mungkin dengan makan bersama juga bermain permainan asah otak. Yang keren lagi forum ini diterapkan sistem “No Phone”.  Tidak boleh pegang HP.

Suasana buka puasa bersama di tengah pertemuan Karna Praja | Foto : Vickyko R.P.

Hasil dari pertemuan ini adalah rencana program pengembangan usaha kreatif mandiri di bidang penyewaan mesin diesel dan lampu penerangan untuk hajatan. Seperti sudah dilakukan Badan Usaha Milik kampung (Bumkam) Bumi Dipasena Jaya yang menyewakan perlengkapan hajatan berupa panggung, tenda tarub, meja dan kursi. Kemudian Karna Praja akan lengkapi dengan mesin diesel dan lampu penerangan sebagai pelengkap. Karena selama ini mesin dan lampu belum tersedia jasa penyewaannya. Sehingga masyarakat banyak menggunakan mesin sendiri seadanya.

Selain mesin diesel dan lampu penerangan, Karna Praja juga memiliki tenda mini yang biasa dipakai pada acara-acara lokal. Penggunaanna seperti stand produk dan tempat penerima tamu pada hajatan. “Pemuda di bumi Dipasena Jaya ini satu-satunya di Kecamatan Rawajitu Timur yang punya aset lumayan banyak. Yang mana semua didapat dari dukungan Pemerintah kampung melalui APBKam tiap tahunnya”, kata Vickyko, sekretaris Karna Praja. Harapannya dari bantuan dari Pemkam maupun Pemkab mampu mengembangkan usaha mandiri pemuda yang ada di Kampung.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan