Intip Kegiatan Pandu Desa Pada Kegiatan TOT Sistem Informasi di Tasikmalaya

Pandu desa sebagai tenaga IT dari penjuru nusantara ikuti TOT di Tasikmalaya | Foto : Vickyko R.P.

Tasikmalaya – Sejak Senin, 20 November 2018 lalu para penggiat IT desa dari penjuru nusantara  ikuti Training of Trainer (TOT) di Kabupaten Tasikmalaya. Tepatnya kegiatan ini dilaksanakan di Desa Mandala Mekar kecamatan Jatiwaras Jawa Barat. TOT kali ini mengacu pada sistem pengelolaan inforasi desa dan kawasan. Dimana Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa & Kawasan (BP2DK) bekerja sama dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Indonesia (BAKTI).

Kegiatan ini bukan yang pertama kalinya diadakan. Selama 5 bulan terakhir ini Desa Mandala Mekar sudah didatangi banyak rombongan dari berbagai desa di hampir seluruh provinsi yang ikuti kegiatan ini. Tak terkecuali desa di pesisir Lampung juga ikut serta dalam kegaiatan ini. Kampung Bumi Dipasena Jaya mengutus pemuda kampung, Vickyko Romana Putra untuk mengemban amanah menggali ilmu pada kegiatan tersebut. Pematerinya pun tidak main-main. Mulai dari Kantor Staf Presiden, Kementerian Desa dan para ilmuwan berkompeten lainnya. hal tersebut menjadi kesan tersendiri bagi para peserta, karena bisa mendapatkan materi dari orang yang luar biasa.

Coaching clinic diikuti peserta pelatihan sampai larut malam | Foto : Vickyko R.P.

Kegiatan yang dijadwalkan sampai 30 November 2018 ini diisi dengan diskusi dan kelas khusus di siang hari. Kemudian di malam hari juga diadakan coaching clinic yang berupa pelatihan tambahan berdasarkan minat para peserta kegiatan. Peserta dibebaskan memilih materi berdasarkan passionnya supaya ilmu yang diberikan lebih mudah diserap. Uniknya segala rangkaian kegiatan dilakukan di lokasi desa, bukan di tempat mewah yang biasanya banyak dilakukan penyelenggara pelatihan. Namun begitu, suasana santai dibalut sedemikian rupa oleh panitia yang mayoritas para pemuda lokal dengan wah.

Mulai pagi sampai siang, Bale Sawala yang menjadi pusat kegiatan dipenuhi para penggiat IT untuk dapatkan ilmu gratis yang dibagikan. Para pemateri pun tak segan berbagi ilmu pada peserta mulai dari sekedar sharing, sampai dengan upaya implementasi ilmu yang ada sangkut paut dengan pedesaan. Harapannya adalah sepulang dari pelatihan ini peserta mampu menyalurkan ilmu yang didapat ke wilayah desanya masing-masing. Tentunya untuk memajukan dan mengembangkan potensi yang ada di desa.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan