Ini Harapan Petambak Dipasena Usai Pintu DAM Direvitalisasi

Pintu dam direvitalisasi secara swadaya oleh masyarakat | Foto : Vickyko R.P.

Guna mewujudkan sarana budidaya yang memadai untuk kebutuhan para petambak Bumi Dipasena dalam budidaya udang, masyarakat Bumi Dipasena berswadaya tanpa bantuan dari Pemerintah untuk melakukan revitalisasi Pintu Daerah Air Masuk (DAM) di wilayah Main Inlet Blok 7.

Saat ini, kondisi pintu air di areal tambak Dipasena sudah rusak parah. “Usianya sudah lebih dari 20 tahun. Sudah tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya,” ujar A. Rizal, panitia kerja rehabilitasi dan revitalisasi pintu dam. Sekitar 10 tahun terakhir, pertambakan udang Dipasena beroperasi secara mandiri oleh para petambak sejak hengkangnya PT. Aruna Wijaya Sakti.

Pintu dam saat proses perbaikan daun pintu, kerangka dan engsel | Foto : Vickyko R.P.

Bagi para petambak, keberadaan pintu dam sangat vital bagi keberhasilan budidaya udang. Rizal mengungkapkan, ada beberapa pintu air yang sangat membutuhkan perbaikan. Diantaranya, pintu air Blok 4 di Kampung Bumi Dipasena Agung, pintu air Blok 7 di Kampung Dipasena Jaya, dan pintu air Blok 3 di Kampung Bumi Dipasena Utama. “Bahkan di Blok 2 dan Blok 0 di Kampung Bumi Sentosa, sudah tidak ada lagi pintu airnya. Sudah lama rusak dan termakan abrasi,” ujar Rizal.

Perbaikan ini dikerjakan berdasarkan skala prioritas . Sekarang, telah direvitalisasi pintu air di Blok 7 dengan memakan biaya sebanyak Rp.184.000.000,-. Usai revitalisasi,  panitia bersama dengan masyarakat berkumpul untuk melakukan opnam pada pintu dam blok 7 tersebut. acara diadakan sederhana. Dihadiri oleh panitia, kontraktor, Pemerintah Kampung, Pengurus Infra dan Pengurus Pusat P3UW Lampung.

Suasana acara opnam pintu dam berlangsung sederhana | Foto : Vickyko R.P.

Dengan diisi beberapa sambutan tokoh, peresmian dan doa bersama, acara berjalan hidmat. Wahyu E.S. selaku Koordinator Infra Bumi Dipasena Jaya mengatakan “Pintu air di blok 7 ini direhab mulai dari kerangka pintu, daun pintu juga engsel. Dan kini sudah dapat kita lihat hasil rehabnya cukup baik dan sudah bisa digunakan. Selanjutnya akan mulai lagi revitalisasi pintu air di wilayah lain”, katanya dalam sambutan pada opnam pintu dam blok 7, Selasa (27/03).

Kemudian acara inti diisi dengan serah terima dari kontraktor revitalisasi pintu dam kepada masyarakat dengan diterima oleh Hermintono selaku Sekretaris Kampung. Harapan dari usainya salah satu pintu dam di wilayah Bumi Dipasena adalah membaiknya hasil budidaya udang. Karena air yang masuk dari dam ini merupakan sumber air budidaya yang digunakan oleh petambak pada setiap tambaknya. Makanya pintu air harus terjaga dengan baik. Selain itu kita juga akan segera merealisasikan revtalisasi mandiri pada pintu dam di wilayah lain berdasarkan prioritas.

Serah terima secara simbolis pintu dam kepada masyarakat | Foto : Vickyko R.P.

“Kami cukup lega atas selesainya rehab pintu dam ini. karena saya juga menggunakannya untuk berbudidaya. Semoga kualitas air budidaya terjaga dan budidaya kami mendapatkan hasil yang lebih baik”, ungkap Indra Novian salah satu petambak.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan