Gernasbaku, Bunda Paud : Orang Tua Bacakan Buku, Jauhkan Anak Dari Kecanduan Gadget

Pelaksanaan Gernas Baku di TK Dharma Wanita Bumi Dipasena Jaya | Foto : Vickyko R.P.

Puluhan anak PAUD dan TK Dharma Wanita Bumi Dipasena Jaya berkumpul bersama, Sabtu (05/04) pagi tadi. Dengan ditemani orangtua, dan guru serta pendamping, mereka turut serta dalam Pencanangan Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku (Gernas Baku) di aula sekolah.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Kampung Bumi Dipasena Jaya beserta Staf Pemerintahan Kampung, Kepala SDN 01 Bumi Dipasena Jaya, dan Orangtua anak didik TK Dharma Wanita.

Tak hanya ajakan kepada orangtua untuk membacakan buku untuk anak, tetapi anak-anak juga diajak gemar membaca buku. Bunda Darwati, A. Ma. Kepala TK Dharma Wanita Jaya mengatakan, latar belakang adanya Gernas Baku ini adalah kondisi kekinian di masyarakat di mana kegiatan baca buku anak oleh orangtua jarang dilakukan.

Akibatnya, anak-anak menjadi kurang gemar membaca. Dikatakannya, anak-anak malah lebih suka bermain gadget atau gawai daripada gemar membaca buku. Jarangnya aktivitas orangtua membacakan buku untuk anak ini juga membuat hubungan atau kedekatan antara orangtua dan anak pun menjadi berkurang.

Bunda Darwati Kepala TK Dharma Wanita Jaya menyampaikan sambutannya | Foto : Vickyko R.P.

“Anak-anak sekarang ini sukanya malah menonton youtube di HP, kalau HPnya diambil mereka menangis. Orangtua sekarang juga jarang membacakan buku untuk anak-anak mereka, padahal banyak manfaat dari sana. Adanya Gernas Baku ini kami harapkan dapat mengatasi permasalahan tersebut,” ujar Darwati, pada sambutannya.

Ditempat yang sama, mewakili Kepala Kampung Bumi Dipasena Jaya, Hermintino, S.Pd.I. selaku Sekretaris Kampung mengatakan, “Kami sebagai pemerintah melihat ada satu peran penting dari orangtua yakni memiliki peran bercerita kepada anak-anak. Agar bisa bercerita harus punya bahan dengan membaca buku. Dengan begitu orangtua dituntut membaca, sehingga dari sana kegemaran membaca buku dapat menular kepada anak,” tuturnya.

Kegiatan diisi dengan menyanyikan lagu Gernas Baku oleh anak PAUD. Dilanjutkan acara inti penyerahan buku bacaan kepada orangtua anak didik. Ditengah kegiatan dilakukan juga peragaan orangtua membacakan buku dari salah satu orangtua dari anak didik TK. Ia membacakan buku cerita kepada buah hatinya dengan disaksikan orangtua lain yang hadir.

Pembacaan buku oleh orangtua kepada sang buah hati | Foto : Vickyko R.P.

Adanya Gernas Baku ini menjadi metode asuh yang tepat. Gernas Baku juga dapat mengurangi penggunaan gadget dan mencegah ketergantungan gadget yang kini terus terjadi di kalangan anak-anak. Orangtua dapat menjauhkan anak-anak dari handphone, dan mengajak mereka untuk membaca dan mendengarkan cerita.

Gernas Baku sendiri dilaksanakan serentak di Indonesia pada hari ini, Sabtu, 5 Mei 2018. Harapannya, gerakan membaca ini dapat menarik masyarakat agar mau mengikuti gerakan positif tersebut.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan