Geliat Ekonomi Konstitusi, Petambak Dipasena Gelar Seminar Bersama Pakar Ekonom Nasional

Seminar Sehari bersama pakar ekonom nasional digelar di Bumi Dipasena oleh P3UW Lampung | Banner : Vickyko R.P.

Petambak Bumi Dipasena, Rawajitu Timur berkomitmen untuk terus mengembangkan sistem ekonomi konstitusi dalam menghadapi tantangan ekonomi liberal dewasa ini. Untuk mewujudkan komitmen tersebut, Perhimpunan Petambak Pengusaha Udang Wilayah (P3UW) Lampung mengadakan Seminar Sehari bertema “Petambak P3UW Lampung pelopor hijrah petambak, dari sistem ekonomi liberal (hutang-riba-kapitalisme) ke sistem ekonomi konstitusi”, Kamis (26/04) siang.

Seminar ini dilaksanakan di komplek gedung eks Departemen Pakan Udang Bestari, dengan dihadiri oleh para pakar ekonom nasional yakni Dr. Ichsanuddin Noorsy, BSc, SH, MSi., Jufri Syahroni. Ratusan petambak Bumi Dipasena antusias mengikuti seminar ini dengan menjejali lokasi kegiatan. Selain bisa bertatap muka dengan pakar ekonom nasional, petambak Bumi Dipasena juga antusias mendengarkan materi yang disampaikan.

“Kami terus berupaya untuk memberdayakan masyarakat agar mampu tumbuh dan maju secara mandiri. Meninggalkan sistem ekonomi yang diterapkan perusahaan yang terbukti tidak baik. Dan mulai menata ekonomi yang lebih baik dengan menerapkan sistem ekonomi kerakyatan.” ungkap Nafian Faiz ketua P3UW Lampung pada sambutannya.

Dr. Ichsanuddin Noorsy, BSc, SH, MSi. menyampaikan materi perihal sistem ekonomi konstitusi kepada petambak Dipasena | Foto : Vickyko R.P.

Arie Suharso selaku moderator seminar ini mengatakan bahwa manfaat seminar ini adalah guna memberikan telaah penerapan ekonomi konstitusi di kalangan petambak Bumi Dipasena khususnya dan pada pelaku ekonomi nasional pada umumnya. Pada sesi pertama seminar diisi oleh Ichsanuddin Noorsy. “Beliau akan membedah prinsip dan sistem ekonomi konstitusi”, ujarnya.

Ichsanuddin Noorsy mengatakan, topik ini sangat penting dibahas. Lantaran sejak era perusahaan DCD sampai dengan CPP petambak Dipasena seolah menjadi budak ekonomi. Sistem yang diterapkan oleh perusahaan terbukti bobrok dan akhirnya menghancurkan perusahaan itu sendiri, hingga terjadi konflik. Namun berita baiknya kini sudah ada kesepakatan damai atas konflik yang terjadi,” cetusnya.

Sementara itu implementasi dalam berbagai bidang di antaranya ekonomi, listrik, lingkungan hidup serta transportasi seperti Nawa Cita Pemerintahan Jokowi-JK seharusnya bisa didapatkan oleh masyarakat Bumi Dipasena. Sebab inilah yang ditengarai sebagai salah satu bentuk mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi,” tuturnya.

Pemaparan materi oleh Jufri Sahroni dihadapan para petambak Dipasena | Foto : Vickyko R.P.

Pada sesi tanya jawab, para peserta seminar juga turut aktif dalam mengajukan pertanyaan kepada pemateri. Salah satu pemateri, Jufri Sahroni juga banyak menjelaskan tentang sistem ekonomi konstitusi ini pada para peserta seminar. Jufri Sahroni sang intelektual ekonomi ini memaparkan penjelasannya pada layar proyektor dan disaksikan oleh seluruh peserta.

Harapannya dengan terselenggaranya kegiatan ini mampu merangsang para pelaku ekonomi untuk hijrah menuju sistem ekonomi yang lebih baik. Tidak hanya memikirkan keuntungan diri sendiri, namun mulai berfikir untuk membangun bersama ekonomi bangsa dengan bergotong royong. Kemudian juga mulai menerapkan sistem ekonomi yang anti hutang, rente dan riba.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan