Curanmor | Warga Temukan Barang Bukti di Dalam Kanal

Motor warga Kampung Bumi Dipasena ditemukan di kanal setelah hilang semalam | Foto : Vickyko R.P.

Selasa, (22/05) pagi terdapat kabar warga Kampung Bumi Dipasena Jaya yang mengalami kehilangan sepeda motor. Sepeda Motor tersebut adalah milik Rudiyanto, warga RW 10 Blok 07 Jalur 31 No 01. Sepeda motor Yamaha Jupiter MX raib malam tadi sekitar pukul 12 malam.

Semula sepeda motor miliknya diparkir di teras rumah setelah sempat dipakai waktu magrib. Namun pemilik sepeda motor tidak mencabut kunci sepeda motornya yang masih tergantuk di kontak. Paginya saat akan digunakan untuk sekolah anaknya, sepeda motor tersebut sudah tidak ada di tempat. Sang empunya pun melaporkan kejadian tersebut di media sosial kampung Bumi Dipasena Jaya.

Satuan keamanan kampung belum dapat memberi keterangan atas kejadian pagi itu. Sebab di pintu keluar dan masuk kampung yang ada di Jembatan 61 sudah ditutup pukul 11 malam dan tak ada 1 motor pun yang melintas. Indikasi sepeda motor yang tersebut masih berada dilokasi.

Evakuasi sepeda motor yang tercebur dalam kanal oleh warga | Foto : Vickyko R.P.

Siang pukul 2 terkabar bahwa sepeda motor yang hilang ditemukan. Asep warga RW 12 yang hendak mencari ikan di kanal melihat ada sepeda motor yang tercebur di dalam kanal. Tepatnya di dermaga depan gudang Usaha Bersama 7 Foxtrot. Semula sepeda motor tersebut tidak nampak ketika kanal pasang tinggi. Namun saat kanal surut, motor yang berada di dasar kanal pun terlihat oleh warga sekitar.

Warga pun segera mengevakuasi sepeda motor tersebut. Rudiyanto, pemilik sepeda motor tersebut bersyukur sepeda motornya masih dapat ditemukan walaupn kondisinya rusak karena terendam dalam air kanal yang asin. Kini pihak keamanan sedang menelusuri jejak pelaku pencurian. Petugas sudah mengantongi beberapa data dari sejumlah keterangan warga. Karena pada malam kejadian sempat ada orang yang dicurigai oleh warga, namun warga tidak menyangka akan terjadi hal tersebut.

Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Warga diharap waspada dan saling menjaga keamanan lingkungannya masing-masing. Terlebih menjelang Idul Fitri dimana kebutuhan ekonomi semakin tinggi, tak menutup kemungkinan akan ada tindakan kriminal di lingkungan sekitar.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan