BPJS Ketenagakerjaan Ajak Petambak Dipasena Miliki Jaminan Sosial

Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan di Sekretariat Kampung Bumi Dipasena Jaya | Foto : Vickyko R.P.

Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan terus berupaya mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial bagi tenaga kerja. Pasalnya kecelakaan kerja bisa saja terjadi kapan pun, sehingga tenaga kerja harus mendapatkan perlindungan sosial. Guna lebih mendekatkan diri dengan pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandar Jaya, Lampung Tengah mensosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan.

Sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja ini dilaksanakan di Sekretariat Kampung Bumi Dipasena Jaya, Selasa (17/07). Dihadiri Aparatur kampun dan masyarakat Bumi Dipasena Jaya. Dalam sosialisasi ini, Gozali tim Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan mengharapkan kepada Kepala Kampung untuk mendaftarkan seluruh aparat kampung di wilayahnya untuk ikut menjadi peserta program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. “Saya mengajak semua aparat kampung, mulai Kakamp dan masyarat agar mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, karena manfaat BPJS ini sangat besar sekali,” ajaknya.

Gozali, Bidang Pemasaran BPSJ Ketenagakerjaan memberikan pemaparan materi | Foto : Vickyko R.P.

BPJS Ketenagakerjaan memberikan manfaat kepada tenagakerja atas resiko yang dialami. Tenaga kerja Indonesia 60 persen merupakan pekerja mandiri. Dan bahkan pekerja mandiri ini tidak terlindungi sosialnya. Oleh karena itu BPJS Ketenagakerjaan adakan sosialisasi ini guna memberikan informasi jaminan sosial kepada masyarakat di Bumi Dipasena Jaya.

Sekretaris Kampung Hermintono, yang secara resmi membuka acara tersebut, ia menyambut baik upaya yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Sebab sudah saatnya para perangkat kampung dan juga aparatur kampung lainnya mendapatkan pelayanan BPJS yang memadai. Pihaknya meminta perangkat kampung dapat secepatnya menyiapkan diri untuk mengikuti program BPJS ketenagakerjaan. “Ini sangat bermanfaat kita berharap program ini dapat berjalan secepatnya,” katanya.

Suasana sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan | Foto : Vickyko R.P.

Dikatakan Gozali, BPJS Ketenagakerjaan selaku penyelenggara program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada pekerja mulai dari sektor formal (penerima upah) dan sektor informal (bukan penerima upah). Untuk pekerja mandiri ada dua program yang ditawarkan yakni jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja (JKK).

Program JKK memberikan manfaat berupa pengobatan dan perawatan sesuai indikasi medis di fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan, santunan dan Program Return To Work. Jika terjadi risiko meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, maka ahli waris pekerja berhak menerima santunan yang besarnya setara dengan 48x upah.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan