Berawal Dari OPK, Raskin, Rastra, 2018 Kini Menjadi Bansos Rastra dan GRATIS..!

Penyaluran subsidi Bansos Rastra kepada warga Kampung Bumi Dipasena Jaya pemenima manfaat | Foto : Vickyko R.P.

Raskin (Beras untuk Rumah Tangga Miskin) merupakan subsidi pangan dalam bentuk beras yang diperuntukkan bagi rumahtangga berpenghasilan rendah sebagai upaya dari pemerintah untuk meningkatkan ketahananpangan dan memberikan perlindungan sosial padarumah tangga sasaran.

Penyaluran Raskin sudah dimulai sejak 1998. Krisis moneter tahun 1998 merupakan awal pelaksanaan Raskin yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga terutama rumah tangga miskin. Pada awalnya disebut program Operasi Pasar Khusus (OPK), kemudian diubah menjadi Raskin mulai tahun 2002, Raskin diperluas fungsinya tidak lagi menjadi program darurat (social safety net) melainkan sebagai bagian dari program perlindungan sosial masyarakat. Melalui sebuah kajian ilmiah, penamaan Raskin menjadi nama program diharapkan akan menjadi lebih tepat sasaran dan mencapai tujuan Raskin .

Pada tahun 2017 program Raskin dirubah menjadi program Rastra (Beras Sejahtera). Setahun berjalan dengan nama Rastra, program subsidi beras ini beralih nama kembali 2018 menjadi Bansos Rastra.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa mulai Januari 2018 Program Subsidi Rastra telah berakhir dan berhijrah atau berubah menjadi program yang lebih baik lagi yakni Bansos Rastra (Bantuan Sosial Beras Sejahtera)  dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Khofifah kepada media usai membuka Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Akhir Pelaksanaan Subsidi dan Pendampingan Rastra tahun 2013–2017 | Foto : http://www.presidenri.go.id/

“Subsidi Rastra yang sudah berjalan selama 19 tahun berubah menjadi Bansos Rastra. Maka jika sebelumnya penerima rastra harus membayar harga tebus Rp1600 per kilo, maka mulai Januari 2018 tidak ada kewajiban membayar karena sudah bansos,” terang Khofifah kepada media usai membuka Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Akhir Pelaksanaan Subsidi dan Pendampingan Rastra tahun 2013–2017 di Surabaya. (http://www.presidenri.go.id/)

Hal ini kemudian disambut baik oleh Kepala Kampung Bumi Dipasena Jaya Nafian Faiz. Setibanya distribusi Bansos Rastra di sekretariat Kampung Bumi Dipasena Jaya Rabu lalu, Nafian Faiz langsung memerintahkan Aparatur Kampung untuk segera menyalurkannya kepada warga yang terdaftar menjadi penerima manfaat.

“Berdasarkan pernyataan Mensos, bahwa 2018 subsidi beras yang disebut Bansos Rastra adalah gratis. Namun tidak seperti tahun sebelumnya, dimana penerima subsidi mendapat jatah 15 kilo, di tahun 2018 hanya mendapat 10 kilo saja,” kata Nafian Faiz, Jum’at, (16/2).

Proses pengangkutran Bansos Rastra yang akan langsung doisalurkan kepada warga penerima manfaat | Foto : Vickyko R.P.

Keesokan harinya para penerima subsidi pun berdatangan untuk menerima saluran subsidi Bansos Rastra tersebut di Sekretariat Kampung Bumi Dipasena Jaya setelah mendapat info dari staf Sekretariat Kampung. “Kami sangat mengapresiasi program pemerintah yang menggratiskan subsidi beras untuk kami. Kami sangat berterima kasih, karena ini sangan meringankan kami dan semoga program ini dapat berkelanjutan, lancar dan rutin penyalurannya”, ungkap Supari salah satu penerima subsidi Bansos Rastra.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan