Asik, Lapangan Sekolah Kami Baru

Lapangan Sekolah Baru Sudah Bisa Digunakan Siswa

Melihat kondisi alam di Kecamatan Rawajitu Timur Kampung Bumi Dipasena Jaya yang merupakan daerah rawa dimana tanah yang ada merupakan tanah gambut yang lunak. Karena wilayah Bumi Dipasena Jaya merupakan daerah yang berada di pesisir Tulang Bawang yang bersinggungan dengan Sungai Tulang Bawang, Sungai Mesuji dan Laut Jawa. Jika turun hujan atau pasang tinggi, hamparan tanah yang ada akan menjadi becek, yang berakibat pada aktifitas yang ada. Hal ini pula yang dirasakan oleh siswa Sekolah yang ada di Kampung Bumi Dipasena Jaya.

Di SDN 01 Bumi Dipasena Jaya, lapangan sekolah yang digunakan juga oleh siswa SMPN Satap 03 Rawajitu Timur tidak bisa digunakan jika hujan turun atau pasang tinggi. Selain itu, rumput liar juga mudah tumbuh tinggi di lapangan tersebut. Masalah tersebut menjadi kendala untuk kegiatan di sekolah seperti upacara bendera, kegiatan pramuka, kegiatan olahraga dan kegiatan lainnya. Hal ini menjadi dasar pemikiran Kepala Sekolah dalam melakukan pembangunan lapangan sekolah di SDN 01 Bumi Dipasena Jaya.

Hj. Suratinah, S.Pd. Kepala Sekolah SDN 01 Bumi Dipasena Jaya dan SMPN Satap 03 Rawajitu Timur | Foto : Vickyko R.P.

Hj. Suratinah, S.Pd. selaku Kepala Sekolah SDN 01 Bumi Dipasena Jaya dan SMPN Satap 03 Rawajitu Timur mengatakan, “Melihat kondisi lapangan yang bisa dibilang tidak layak digunakan jika musim hujan dan pasang tinggi yang membuat becek dan tergenang air, kami berinisiatif melakukan pembangunan lapangan sekolah ini. Biasanya kami tidak bisa melakukan kegiatan di lapangan jika hujan turun, atau bahkan kami tetap melakukan kegiatan sambil berbecek-becekan. Juga kami biasanya mengeluarkan biaya sekitar Rp.300.000,- untuk biaya babat rumput liar yang tumbuh tinggi dilapangan”.

“Lapangan ini kami bangun menggunakan dana sekolah yang bukan berasal dari dana bantuan pemerintah. Dana yang kami keluarkan untuk pembangunan lapangan sekolah ini kurang lebih sebesar Rp.70.000.000,-. Dimana dana tersebut bersumber dari koperasi sekolah, usaha sekolah dan bantuan sukarela dari wali murid”, tambah Saman, S.Pd. Operator Sekolah.

Saman, S.Pd. Operator Sekolah | Foto : Vickyko R.P.

Kini masalah becek dan bongkor (rumput liar) di lapangan sudah bisa teratasi karena lapangan cor semen ini sudah hampir diselesaikan. Siswa tak perlu galau lagi melakukan kegiatan di lapangan walaupun sebelumnya diguyur hujan atau tergenang air pasang tinggi. Terlihat dari keceriaan siswa Satap yang melakukan aktifitas di lapangan baru sekolahnya tersebut.

Keceriaan Siswa Dengan Adanya Lapangan Cor di Sekolah | Foto : Vickyko R.P.

Seneng banget lapangan sekolah gak becek lagi, sekarang udah di semen. Biasanya kita becek-becekan kalau upacara, pelajaran praktek olahraga sama pramuka. Semoga sekolah kami makin maju”, ungkapan riang Aldi Vamukhsin salah satu siswa Satap kelas 7.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan