Ramai…!! Kumpul Fotografer, MUA dan Model Cantik di Bumi Dipasena Jaya

Kumpul fotografer Tulang Bawang di Bumi Dipasena Jaya dalam rangka Hunting Bersama | Foto : Iyan Mazyai

Bumi Dipasena Jaya – Kampung Bumi Dipasena Jaya dalam bulan-bulan terakhir ini banyak menjadi perhatian publik. Karena di Kampung Bumi Dipasena Jaya terdapat lokasi yang membuat orang penasaran untuk mengunjunginya. Tempat tersebut adalah komplek monumen kampung. Dimana di lokasi tersebut terdapat monumen Kampung Bumi Dipasena Jaya, Anjungan Cinta dan Tugu Udang yang kini banyak diperbincangkan karena inovasi pembangunannya.

Tak sedikit warga lokal maupun dari luar lokasi Bumi Dipasena Jaya yang berkunjung ke tempat ini. Tak terkecuali para penggiat fotografi di Tulang Bawang. Para fotografer yang tergabung dalam Komunitas Motret Tulang Bawang (KMT) kumpul bersama di Bumi Dipasena Jaya untuk berburu foto, Senin (30/09/2019) sore. Bekerjasama dengan Make Up Artist (MUA) Rawajitu dan para model, kegiatan yang dikemas dalam Hunting Bersama ini berjalan lancar.

Suasana sesi pemotretan model di komplek monumen Kampung Bumi Dipasena Jaya | Foto : Vickyko R.P.

Terhitung setidaknya ada 20 fotografer, 7 model dan 7 MUA yang sempat hadir pada kesempatan ini. Mereka melakukan sesi pemotretan di komplek monumen kampung dan di beberapa lokasi lain di Bumi Dipasena Jaya. Para peserta hunting bersama ini saling berbagi pengalaman. Baik fotografer, model dan MUA saling berbaur bercengkrama bersama. Dengan berkumpulnya mereka semua, ini menjadi perhatian warga sekitar.

Warga yang melihat model-model cantik dan fotografer berkumpul ikut melihat aktivitas di lokasi. Sementara itu Vickyko R.P. fotografer lokal selaku tuan rumah kegiatan ini mengaku senang karena kampungnya ramai dan dikenal khalayak. “Banyak yang melirik kampung kita sekarang. Walau tempatnya sederhana, namun ada kenyamanan tersendiri disini. Terima kasih diucapkan kepada seluruh peserta. Jangan kapok hunting disini walau nyamuknya banyak,” pungkasnya.

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan